Nasihat sebagai Tiang Penyangga

“Mukmin yang satu”, kata Sang Nabi, “Adalah cermin bagi mukmin yang lain.”

“Mukmin yang satu”, kata Sang Nabi, “Adalah cermin bagi mukmin yang lain.”

Menjadikan sesama peyakin sebagai cermin berarti melihat dengan seksama.

Lalu saat kita menemukan hal-hal yang tak terkenan di hati dalam bayangan itu, kita tahu bahwa yang harus kita benahi bukanlah sang bayang-bayang.

Kita tahu, yang harus dibenahi adalah diri kita yang sedang mengaca.

Yang harus diperbaiki bukan sesama yang kita temukan celanya, melainkan pribadi kita yang sedang bercermin padanya.

Itu saja. Selamat datang dalam dekapan ukhuwah. Mencintai kalian karena Allah.

4 Komentar »

  1. setuju gan.. thanks pencerahannya

  2. Rahma Said:

    Ngutip Salim A. Fillah ya?
    -Dalam Dekapan Ukhuwah-🙂

    • blog154n Said:

      syukron yaa…
      uda mengunjungi web w…
      salam kenal…😀

      by: isan

    • blog154n Said:

      iya… w ngepost artikel dari teman w…
      karena artikel yang w post sangat termotivasi…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: